“BERDO’ALAH MAKA AKU AKAN PERKENANKAN”
Alhamdulillah
beserta segala puja dan puji yang tidak pantas untuk mahlukNya hanya
terpanjatkan untukNya. Sholawat beserta salam akan selalu tercurahkan kepada
nabi Muhammad Saw,..
Secara
umum, buku ini berisi tentang penjelasan, gambaran, dan kenyataan hidup manusia
yang selalu diliputi oleh harapan-harapan dan keinginan-keinginan yang
diwujudkan dalam untaian kalimat-kalimat suci dalam do’a. Do’a sebagai sebuah
perwakilan diri untuk memunculkan impian dan cita-cita dengan bahasa. Do’a
sebagai suatu pegangan hidup manusia dari ketidak menentuan kehidupannya. Juga
do’a sebagai pengendali utama dalam diri manusia untuk menggerakkan segala hal
yang ada di dalam maupun di luar diri manusia. do’a sebagai sesuatu yang sangat
suci karena dikaitkan kepada yang maha suci.
Ketika
manusia berdo’a, dalam untaian kalimat yang terucapkan maupun yang tidak,
terdapat setumpuk impian yang sangat ingin diwujudkan olehnya. Juga memiliki jutaan
cita-cita yang melebihi batas kemampuan manusia untuk meraihnya. Impian dan
cita-cita yang sangat luar biasa ada pada setiap diri manusia. seperti gunung
yang menjulang tinggi beserta harta karun di dalamnya. Apa yang ada di dalam
diri manusia selalu memaksa bibir untuk mengucapkannya. Ketika bibir tidak
mampu lagi menahannya, maka satu persatu kata demi kata pun diutarakan untuk
mengungkapkan dan menyemburkan ledakan impian dan cita-cita. Oleh karenanya
sangat banyak manusia yang sangat ingin berkata-kata dan mengungkapkan isi
hatinya. Dan do’a adalah jalan dan cara terbaik untuk itu.
Do’a
pun berperan bagi kita untuk menjadikan kita selalu berdiri tegak di antara
goncangan-goncangan bathin. Karena hanya segelintir manusia yang mampu untuk
melawan arus yang bisa membahayakan diri. Arus yang bisa membawa diri kepada
ketidak menentuan kehidupan. Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitu kata pepatah.
Kita sudah ditentukan oleh misteri takdir yang tak satupun mampu membaca dan
menguak apapun di balik takdir, kita pun dihadapkan kepada pergerakan kehidupan
yang tidak menentu dan tak pasti. Karena hanya satu hal yang pasti mengenai
hidup kita ini, yakni kehidupan itu sendiri dan kematian setelah kita hidup. Di
saat kita merasakan kepahitan maupun kesenangan, maka doa bisa membuat kita
stabil dan kokoh. Menjadikan kita selalu tertambat kepada sesuatu yang maha
kokoh dan memiliki kekuasaan yang luar biasa dahsyatnya.
Kedahsyatan
do’a adalah kemampuannya untuk mengarahkan kehidupan kepada apa yang kita
inginkan. Menciptakan kehidupan yang indah dan penuh dengan kesenangan lahir
dan bathin. Dengan berdo’a, maka kita akan selalu fokus kepada tujuan bahkan
mewujudkannya dan segala yang ada di sekitarnya. Jika, Nabi mampu
memutarbalikkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi sangat mungkin dengan
berdoa, maka kita pun bisa hanya dengan mencontohnya bagaimana dia berdoa dan
apa yang harus dilakukan untuk menciptakan apa yang ada di dalam doa tersebut.
Jika kesulitan adalah sesuatu yang tidak mungkin dirubah, maka kebahagiaan
adalah satu hal yang sangat mungkin untuk diraih. Dan jika kebahagiaan jasmani
bisa diraih, maka kebahagiaan ruhani sangat mungkin untuk diciptakan.
Doa
memiliki rahasia luar biasa karena disandarkan kepada yang maha luar biasa.
Tidak ada doa yang tidak baik. Melainkan semua doa adalah baik dan maslahat. Karena
hanya doa yang baiklah yang akan diterima olehNya. Dan cara berdoa yang baiklah
yang sangat bisa didengar serta dibantu untuk diwujudkan olehNya. Berdoa adalah
suatu perilaku dan aktifitas yang suci. Sehingga tidak bisa sembarangan
dilakukan jika doa kita didengar olehNya. Alloh sangat menerima doa seperti
apapun, tetapi Alloh pun memilih dan memilah doa mana yang sesuai dengan
keinginanNya. Apakah untuk kebaikan manusia, sesamanya, maupun seluruh mahluk
hidup yang ada di jagat raya ini.
Berdoalah,
maka aku akan perkenankan. Demikian alloh berfirman. Kalimat yang menantang
bagi siapapun yang tidak percaya akan keajaiban doa.
Comments
Post a Comment